aku tidak sabar mendengar deru kereta kencang yang melaju ke arah kota itu,
kota yang di singgahi banyak orang, terkenal karena murah dan banyak yang ingin tahu bagaimana berbahasa asing dengan baik,
aku tak sabar melihat rembulan malam yang berseri-seri, yang ku lihat dari arah timur,
aku tak sabar berkenalan dengan orang-orang di sana, menawarkan banyak ketentraman, kedamaian dan mungkin masalah baru, hidup seperti bunga mawar, penuh kejutan yang perih, tapi untuk kali ini, aku tak ingin pesimis, aku harus menjadi orang optimis,
malam yang sejuk,
bersepeda keliling kampung,
menyicipi jajanan khas di sana,
ke pasar bertemu orang banyak,
rasanya aku memang harus melakukan semua ini,
hidup itu keras bu, aku bisa jaga diriku baik-baik, aku pasti bisa membawamu dalam bangga.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar