kau pernah melihat pelangi?
pernahkah menggariskan yang lurus?tanpa berkelok...
aku merindukan pelangi malam,yang tak pernah kunjung datang,
aku merindukan segaris warna merah sebagai penghias hitam..
kau mungkin tidak pernah mengerti bagaimana rasanya merindu..
kau juga mungkin tidak dapat memahami bagaimana pelangi dapat menjadi riuh saat sepi..
kau asyik dengan sendiri,
kau terlalu asyik...
sehingga aku tak mungkin dapat mengusik,
jauh sekali pelangi itu..
semakin kelabu, kemudian aku?
pergi dan berlalu,meninggalkanmu kembali ke tempat dimana aku temukan pelangi malam yang akhirnya hanya tinggal kenangan semu..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar